IHSG Diprediksi Fluktuatif, Investor Disebut Mulai Yakin Prospek Ekonomi RI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak fluktuatif pada kisaran level 7.700-7.850 pada perdagangan Jumat (12/9). Pada Kamis (11/9), IHSG ditutup naik 48,898 poin (0,64 persen) ke 7.747,905.

Advertisements

Menurut Analis Phintraco Sekuritas, secara teknikal, indikator Stochastic RSI membentuk Golden Cross di area oversold dan mulai terjadi penyempitan negative slope MACD.

“Meskipun demikian terjadi tekanan jual pada volume dan IHSG masih di bawah MA20. Sehingga diperkirakan IHSG masih akan bergerak fluktuatif pada kisaran level 7.700-7.850,” tulis Analis Phintraco Sekuritas, dalam keterangannya, Jumat (12/9).

Prediksi fluktuasi IHSG Jumat disebabkan mulai meredanya kekhawatiran investor akan prospek ekonomi, serta membaiknya kondisi politik dan keamanan, membuat IHSG berlanjut menguat.

Sentimen dari Inggris, investor bakal mencermati data GDP bulan Juli 2025 yang diperkirakan tumbuh 0 persen month-over-month (MoM), setelah pada bulan Juni 2025 tumbuh 0.4 persen MoM.

“Sedangkan secara tahunan (YoY) diperkirakan tumbuh 1.5 persen YoY dari 1.4 persen YoY di Juni 2025,” tulisnya.

Advertisements

Lalu sentimen dari AS (12/9), investor akan mencermati indeks Michigan Consumer Sentiment Preliminary September 2025 yang diperkirakan turun pada level 58, setelah pada Agustus 2025 turun tajam ke 58.2 dari 61.7 di Juli 2025 yang merupakan level tertinggi selama lima bulan terakhir.

Deretan saham yang dapat direkomendasikan Phintraco Sekuritas pada Jumat (12/9) meliputi ESSA, BTPS, SMGR, KLBF, dan TAPG.

Berbeda, MNC Sekuritas memprediksi IHSG pada Jumat (12/9) mengalami pelemahan pada kisaran 7.233-7.390.

“Pada label hitam dan merah, IHSG masih berpeluang terkoreksi untuk membentuk bagian dari wave [c] dari wave 2 atau wave [c] dari wave 4, dimana IHSG akan mengarah ke 7.233-7.390,” tulis Analis MNC Sekuritas, Jumat (12/9).

Saham-saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas pada Jumat (12/9) adalah BUKA, DOOH, MLPL, WIRG, dan XMSK.

***

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.

Advertisements