PREMIUM WRAP-UP: JP Morgan di BMRI, hingga Aksi di Saham KFC (FAST), BUMI, & UNVR

Flooring Guide by Cinvex JAKARTA– JP Morgan dan Morgan Stanley tetap memberi rekomendasi jual untuk saham Bank Mandiri (BMRI), berbeda dengan mayoritas sekuritas yang merekomendasikan beli.

Advertisements

1. Beda Arah JP Morgan, Morgan Stanley & Mayoritas Sekuritas di Saham Bank Mandiri (BMRI)

Morgan Stanley dan JP Morgan masih belum mengubah pandangannya terkait prospek kinerja PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dengan rating underweight atau setara rekomendasi jual.Rekomendasi itu tampak berbeda dari mayoritas sekuritas yang mengulas saham emiten bank BUMN tersebut. Hingga Kamis (25/9/2025) sore, sebanyak 31 dari 37 sekuritas masih menyematkan rekomendasi beli untuk saham, sedangkan tiga sekuritas memberikan rating hold. Berita selengkapnya klik di sini.

2. Asing Jual Saham KFC (FAST), Emiten Grup Salim-Gelael yang Disokong Keluarga Haji Isam

Investor asing terpantau menjual saham PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST) pada saat harga saham emiten Grup Salim dan Gelael itu tercatat melonjak signifikan bahkan menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA). Berita selengkapnya klik di sini

3. Genggaman Chengdong di Saham Bumi Resources (BUMI) Makin Longgar

Advertisements

Chengdong Investment Corporation terpantau kembali menjual atau divestasi saham emiten pertambangan Grup Bakrie dan Grup Salim PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) pada data terbaru. Berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per Kamis (25/9/2025), perusahaan asal China itu memegang 34,17 miliar pada Selasa (23/9/2025). Jumlahnya pun berkurang 168,25 juta atau tepatnya 168.249.500 menjadi 34 miliar saham, tepatnya 34.003.307.930 pada Rabu (24/9/2025). Berita selengkapnya klik di sini.

4. Bangkitnya Selera BlackRock di Unilever (UNVR)

Aksi akumulasi BlackRock Inc. di PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) bangkit kembali setelah memangkas sebagian besar kepemilikannya pada awal tahun ini.Menurut penelusuran Bisnis.com, BlackRock masih menggenggam 239,45 juta lembar saham UNVR hingga akhir tahun lalu, menjadi salah satu pemodal teratas perseroan.Berita selengkapnya klik di sini.

5. Arah Saham Harita Nickel (NCKL) Usai Aksi Akuisisi Glencore

Saham produsen nikel Indonesia Harita Nickel PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) diperdagangkan 3,96% lebih tinggi hingga penutupan perdagangan Kamis (25/9/2025) seiring dengan Glencore Plc mengakuisisi saham NCKL.Berita selengkapnya klik di sini.

Advertisements