
Flooring Guide by Cinvex – , JAKARTA— Terdapat investor asing yang langganan belanja saham penambang emas PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS).
Berdasarkan data Bloomberg, Selasa (30/9/2025), harga saham BRMS ditutup melemah 1,18% ke Rp840 pada perdagangan terakhir bulan ini. Kendati demikian, dalam sebulan saham Grup Bakrie ini tumbuh 76,47% sehingga mengakumulasi kinerja moncer 108,96% sepanjang tahun 2025.
Meskipun kinerja harga sahamnya merah, ternyata terdapat investor asing yang melakukan akumulasi beli. Van Eck Associates tercatat menambah koleksi saham BRMS sebanyak 4.998.100 saham. Perusahaan ini tercatat memiliki total 7,01 miliar saham BRMS.
: Saham BRMS, ANTM, hingga CDIA Bawa IHSG Hari Ini (30/9/2025) ke Zona Merah
Van Eck Associates Corp merupakan firma pengelola investasi berbasis di New York, Amerika Serikat. Perusahaan ini dikenal melalui penerbitan instrumen reksa dana jenis exchange-traded fund (ETF).
Van Eck pun tercatat menambah saham BRMS dalam portofolionya secara bertahap. Bisnis mencatat, pada Jumat (26/9/2025), Van Eck Associates Corporation melalui beberapa portofolio investasinya, mempertebal kepemilikan di BRMS.
: : Pendar Kilau Bumi Resource Minerals (BRMS) saat Harga Emas Cetak Rekor Baru
Sepanjang tiga hari perdagangan terakhir, yakni Selasa (23/9/2025) hingga Kamis (24/9/2025), Van Eck memborong tidak kurang dari 4,68 miliar saham BRMS. Kepemilikannya di emiten tambang emas ini pun melompat dari posisi akhir bulan lalu sebesar 2,32 miliar menjadi 6,99 miliar.
Sebelumnya, pada Senin (22/9/2025) pukul 13.13 WIB, Bloomberg mencatat Van Eck Associates Corp memborong 3,56 miliar saham sehingga Van Eck memiliki total 5,88 miliar saham BRMS. Aksi Van Eck sejalan dengan masuknya BRMS dalam konstituen VanEck Gold Miners ETF (GDX).
Kinerja harga saham BRMS pun senada dengan indeks harga saham gabungan (IHSG). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG mencatatkan pelemahan sebesar 0,77% ke level 8.061,06. IHSG dibuka di level 8.137,64 pada perdagangan hari ini.
IHSG berada di level terendah 8.042,82 dan mencatatkan level tertinggi sepanjang perdagangan hari ini di level 8.150,34.
Indeks komposit ditutup dengan nilai transaksi yang diperdagangkan mencapai Rp27,38 triliun, volume transaksi 55,24 miliar, dan frekuensi transaksi 2,54 juta kali. Adapun, kapitalisasi pasar modal Indonesia mencapai Rp14.890 triliun. Pada perdagangan hari ini, sebanyak 410 saham melemah, 304 saham menguat, dan 243 saham tak beranjak atau stagnan.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.