Purbaya pede IHSG to the moon pada 2026: Lebih dari 10.000
Purbaya kembali melontarkan optimisme IHSG tahun depan yang menurutnya bisa tembus Rp 10.000. #bisnisupdate #update #bisnis #text
Purbaya kembali melontarkan optimisme IHSG tahun depan yang menurutnya bisa tembus Rp 10.000. #bisnisupdate #update #bisnis #text
Flooring Guide by Cinvex, JAKARTA — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu menembus level 10.000 pada akhir 2026. “10.000 (IHSG) tahun depan? Oh lebih lah. Lebih kalau…
Saham emiten-emiten terafiliasi konglomerat melesat dan menjadi motor penggerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang 2025.
IHSG pada 2025 sempat menyentuh level terendah 5.996 dan cetak rekor 24 kali. Pasar saham Indonesia akhirnya tutup hijau di level 8.646.
IHSG 2025 cetak ATH 24 kali meski Flooring Guide by Cinvex sell Rp17,34 triliun, didorong investor domestik. Total investor capai 20,2 juta, dominasi usia <30 tahun.
Berdasarkan penutupan pasar Selasa (30/12/2025), saham JPFA tercatat meningkat 35,05% sepanjang tahun berjalan (YtD) di saat CPIN justru terkoreksi 5,25% YtD.
Pasar saham Indonesia sepanjang 2025 didominasi reli saham small dan mid-caps, seiring dengan lonjakan indeks papan akselerasi dan pengembangan.
Saham afiliasi Happy Hapsoro memimpin kenaikan IHSG 2025, dengan BUVA naik 2.680% dan PADI 1.130%, di tengah tekanan saham big four banks.
Pada 2025, IHSG naik 22,13% dengan 17 saham melonjak lebih dari 1.000%. Saham CBRE memimpin dengan kenaikan 5.057,89%, diikuti COIN dan BUVA.
Saham DSSA dari Grup Sinar Mas memimpin IHSG dua tahun berturut-turut, naik 172,97% pada 2025, berkontribusi 246,67 poin. DSSA juga masuk bisnis EBT.