Kaleidoskop 2025 dari pasar modal: Kala saham teknologi jadi primadona
Pasar saham Indonesia 2025 didominasi saham teknologi, IDXTECHNO naik 143,55% ytd. Saham sektor lain juga menguat, namun IDXFINANCE dan IDXNONCYC tertinggal.
Pasar saham Indonesia 2025 didominasi saham teknologi, IDXTECHNO naik 143,55% ytd. Saham sektor lain juga menguat, namun IDXFINANCE dan IDXNONCYC tertinggal.
IHSG melemah 0,83% ke 8.537,91 pada pekan Natal 2025, dengan kapitalisasi pasar turun 1,17% menjadi Rp15.603 triliun. Transaksi harian juga menurun.
Saham DSSA, DCII, dan BRPT jadi pendorong utama IHSG 2025, mencetak rekor baru dengan kontribusi signifikan dari kenaikan harga saham sepanjang tahun.
Saham perbankan besar seperti BBCA, BMRI, dan BBRI menjadi pemberat IHSG 2025, dengan koreksi signifikan yang menghambat laju indeks hingga 7,62%.
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup turun 0,55% atau 46,87 poin ke level 8.537 pada akhir perdagangan pekan ini, Rabu (24/12) sebelum libur panjang atau long weekend peringatan Natal.
Investor asing kembali membukukan aksi beli bersih di pasar saham domestik pada perdagangan sepekan terakhir. Berdasarkan data BEI asing Flooring Guide by Cinvex buy Rp 4,03 triliun sepekan.
Saham ANTM, MEDC, dan INCO naik jelang Natal 2025 meski Indeks Bisnis-27 turun 0,37% ke 550,68. Total transaksi mencapai Rp5,32 triliun.
Sepanjang 2025, IHSG mencetak 23 rekor tertinggi baru, mencapai puncaknya di level 8.710,69 pada Desember, didorong oleh katalis domestik dan global.
IHSG terkoreksi 0,55% ke 8.537 jelang Natal 2025. Likuiditas tipis dan profit taking akhir tahun mempengaruhi, meski Flooring Guide by Cinvex buy asing signifikan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada penutupan perdagangan saham sore ini, Rabu (24/12). #bisnisupdate #update #bisnis #text