IHSG sepekan naik 0,32% ke 8.660, nilai transaksi harian BEI tembus Rp30,29 triliun
IHSG sepekan menguat 0,32% ke level 8.660,49 dengan rata-rata nilai transaksi harian BEI naik 41,95% menjadi Rp30,29 triliun.
IHSG sepekan menguat 0,32% ke level 8.660,49 dengan rata-rata nilai transaksi harian BEI naik 41,95% menjadi Rp30,29 triliun.
Ada soal pembenahan Bea Cukai dan negosiasi tarif AS, berikut rangkumannya. #bisnisupdate #update #bisnis #text
Perusahaan saham gabungan adalah perusahaan komersial yang memiliki pemilik bersama. Menurut Corporate Financial Institute, perusahaan saham gabungan adalah organisasi yang dimiliki bersama oleh semua pemegang saham. Setelah saham tersedia, orang dapat menjadi bagian dari jaringan kepemilikan perusahaan dengan membeli saham tersebut. Perusahaan sah…
OJK optimis tren IPO dan rights issue akan meningkat pada 2026 didukung ekonomi stabil dan likuiditas membaik, dengan target dana pasar modal melebihi Rp220 triliun.
IHSG berpotensi tembus 9.000 akhir 2025, namun dibayangi kebijakan The Fed. Investor disarankan buy on weakness pada saham fundamental kuat.
Saham konglomerat seperti DCII, MORA, dan BUMI memimpin IHSG 2025. Meski valuasi premium, prospek 2026 masih dipertanyakan karena gap fundamental.
Saham emiten emas seperti BRMS, ARCI, dan HRTA melonjak tajam akibat penguatan harga emas global setelah The Fed memangkas suku bunga.
Indeks Bisnis-27 naik 0,33% ke 548,57, saham MEDC, DSNG, ANTM menguat. IHSG juga naik 0,46% ke 8.660,5 dengan transaksi Rp29,9 triliun.
Sudah 2 tahun BUMN absen IPO, OJK dorong sosialisasi dan diskusi untuk tingkatkan pemahaman dan identifikasi hambatan. Danantara siap dukung pasar modal.
Sebanyak 13 calon emiten siap IPO awal 2026, didukung sentimen ekonomi positif dan optimisme pasar, meski tantangan ekonomi sebelumnya mengurangi jumlah IPO.