IHSG Sepekan Melemah 0,29% Dibebani Saham DSSA, BBCA hingga BBRI
IHSG melemah 0,29% pada 10-14 Nov 2025, dipengaruhi saham DSSA, BBCA, dan BBRI. Volume transaksi harian naik 99,35% menjadi 53,95 miliar lembar.
IHSG melemah 0,29% pada 10-14 Nov 2025, dipengaruhi saham DSSA, BBCA, dan BBRI. Volume transaksi harian naik 99,35% menjadi 53,95 miliar lembar.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap pasar modal RI mencatatkan kinerja luar biasa sepanjang tahun 2025. #bisnisupdate #update #bisnis #text
Saham UANG dan MORA melonjak lebih dari 150% di tengah penurunan IHSG pada 10-14 November 2025, dengan volume transaksi harian naik 99,35%.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan dari 10-14 November 2025. #bisnisupdate #update #bisnis #text
Saham peritel seperti AMRT dan MAPI diproyeksikan naik akhir tahun berkat Santa Claus Rally, didorong belanja konsumen saat Natal dan Tahun Baru.
Emiten sawit diproyeksi beri dividen tinggi 2025 berkat naiknya harga CPO dan permintaan biodiesel, meski tantangan ekonomi tetap ada.
UBS AG menjual 225 juta saham BUMI, menyisakan 23,99 miliar saham (6,46%). BUMI merencanakan obligasi Rp780 miliar dengan bunga 9% untuk akuisisi dan pengembangan.
Runtuhnya tren investasi ‘crypto-treasury’ setelah harga Bitcoin dan Ether merosot, memukul perusahaan seperti MicroStrategy.
IHSG ditutup turun 0,02% pada 14/11/2025. Saham Grup Bakrie memimpin kenaikan mingguan dengan lonjakan 12,46%, diikuti oleh konglomerasi Happy Hapsoro.
Saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) naik 3,36% ke Rp10.000, didorong aksi jual RAJA dan kemitraan dengan Petrochina dan ExxonMobil.