12 perusahaan antre IPO di BEI per akhir Maret 2026, dominan perusahaan jumbo
BEI mencatat 12 perusahaan antre IPO per akhir Maret 2026, didominasi perusahaan besar, dengan sektor consumer non-cyclicals memimpin.
BEI mencatat 12 perusahaan antre IPO per akhir Maret 2026, didominasi perusahaan besar, dengan sektor consumer non-cyclicals memimpin.
Jakarta, IDN Times -Meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah memicu ketidakpastian di pasar keuangan global. Pasar modal terus mengalami tekanan, baik di Tanah Air maupun dunia. Menurut data IDX Mobile, selama satu bulan terakhir, di tengah memanasnya konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran, IHSG melemah hingga 1.114,24 poin ata…
Flooring Guide by Cinvex, JAKARTA — Nilai tukar rupiah ditutup melemah 75 poin menjadi Rp16.979 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp16.904 per dolar AS. Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi menilai…
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup turun 0,88% ke 7.101 pada perdagangan saham sesi pertama akhir pekan ini, Jumat (27/3).
Pasar saham berpotensi bergejolak jelang aturan free float 15% oleh OJK, memicu tekanan jual pada emiten dengan likuiditas rendah.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,72% ke 491,22, namun saham MEDC, BUMI, dan ADMR menguat. Ketegangan Iran mempengaruhi pergerakan pasar.
Warren Buffett mempertahankan saham Coca-Cola, American Express, Moody’s, Visa, Mastercard, DaVita, dan Globe Life karena keunggulan kompetitif dan arus kas stabil.
PT TBS Energi Utama Tbk. berencana melakukan pembagian dividen, buyback, dan rights issue, dinilai jadi katalis positif saham TOBA.
Komisaris dan direksi BCA, termasuk Jahja Setiaatmadja, membeli lebih dari 2,4 juta saham BBCA pada 25 Maret 2026, dengan total dana di atas Rp17 miliar.
IHSG turun 1,89% akibat aksi profit taking dan ketidakpastian negosiasi AS-Iran. Saham berkapitalisasi besar melemah, sementara transaksi meningkat.