Efektif Mei 2026 BEI perketat kriteria saham indeks IDX80
BEI akan memperketat kriteria saham IDX80 mulai Mei 2026 untuk mencerminkan dinamika pasar. Perubahan meliputi likuiditas, free float, dan konsentrasi kepemilikan.
BEI akan memperketat kriteria saham IDX80 mulai Mei 2026 untuk mencerminkan dinamika pasar. Perubahan meliputi likuiditas, free float, dan konsentrasi kepemilikan.
Pembelian tersebut akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) secara bertahap dalam jangka waktu paling lama 12 bulan. #bisnisupdate #update #bisnis #text
Mulai Mei 2026, BEI akan mengecualikan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi dari indeks IDX30, LQ45, dan IDX80 untuk mencerminkan pasar yang lebih aktual.
Investor juga mengantisipasi MSCI akan menghapus saham yang masuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC). #bisnisupdate #update #bisnis #text
Pengumuman MSCI memicu tekanan jual jangka pendek pada IHSG, terutama saham dengan free float rendah. Investor disarankan fokus pada fundamental saham.
Flooring Guide by Cinvex, JAKARTA — Investor pasar modal Indonesia semakin didominasi generasi muda. Bursa Efek Indonesia mencatat mayoritas investor ritel kini berasal dari kelompok usia di bawah 40 tahun, dengan kontribusi terbesar…
MSCI tahan saham baru RI masuk indeks hingga Mei 2026. Evaluasi free float OJK jadi sorotan penting dalam kebijakan penentuan indeks global.
Penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) memutuskan tetap memberlakukan pembatasan terhadap saham-saham Indonesia dalam tinjauan indeks Mei 2026.
Sementara rupiah menguat 0,16 persen ke Rp 17.140 per dolar AS. #bisnisupdate #update #bisnis #text
Pjs Dirut BEI, Jeffrey Hendrik, buka suara soal MSCI yang masih tahan rebalancing indeks saham RI. #bisnisupdate #update #bisnis #text