Indeks Bisnis-27 ditutup menguat, saham big caps kembali melaju
Indeks Bisnis-27 naik 1,91% ke 497,40, dipimpin saham UNTR dan BBCA. Penguatan didorong meredanya ketegangan geopolitik dan fokus investor pada data ekonomi.
Indeks Bisnis-27 naik 1,91% ke 497,40, dipimpin saham UNTR dan BBCA. Penguatan didorong meredanya ketegangan geopolitik dan fokus investor pada data ekonomi.
Analis menilai buyback dapat meredam penurunan harga saham dan tingkatkan kepercayaan investor, namun efektivitasnya tergantung likuiditas & fundamental emiten.
Perusahaan terbuka agresif buyback saham untuk stabilkan harga dan tunjukkan kepercayaan diri di tengah pasar bergejolak akibat isu geopolitik dan harga minyak.
BSA Logistics (WBSA) raih Rp302,4 miliar dari IPO di BEI 2026, dana untuk ekspansi dan peningkatan operasional.
Indeks Bisnis-27 dibuka menguat 0,79% ke 491,98 pada 10 April 2026, didorong saham BBNI, BRPT, dan BUMI.
IHSG diprediksi uji resistance 7.300-7.350 didorong koreksi harga minyak. Perhatikan saham BBNI, BBCA, UNVR, ISAT, ASII. Cadangan devisa RI turun.
IHSG diprediksi terkoreksi, saham BUMI, RAJA, MINA direkomendasikan beli saat lemah. Target harga BUMI Rp266-Rp280, RAJA Rp4.760-Rp5.200.
Investor asing tercatat melepas Rp 1,11 T pada sesi I IHSG. Mereka menjual saham-saham perbankan dan selektif beli energi dan ritel. #bisnisupdate #update #bisnis #text
PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) bakal membagikan dividen tunai kepada para pemegang sahamnya sebesar Rp 1,03 triliun atau setara dengan Rp 45 per saham.
IHSG ditutup naik 0,39% ke 7.307,59 didorong oleh penguatan saham big caps seperti BREN, DSSA, dan TPIA.