Waspada profit taking IHSG usai melambung 22% sepanjang 2025
Investor diimbau waspada profit taking IHSG awal 2026 setelah naik 22% di 2025. Risiko global dan domestik bisa menghambat January Effect.
Investor diimbau waspada profit taking IHSG awal 2026 setelah naik 22% di 2025. Risiko global dan domestik bisa menghambat January Effect.
IHSG dibuka melemah di level 8.627,40 pada 30 Desember 2025, tertekan oleh penurunan saham emiten emas dan perbankan seperti ANTM, DEWA, BBRI, dan BBCA.
Deforestasi disebut pemerintah dan para aktivis lingkungan sebagai penyebab parahnya banjir serta longsor yang menimpa wilayah Sumatra bagian Utara sejak 26 November 2025. Aktivitas perusahaan yang hampir tiga dekade beroperasi di sana berkontribusi besar terhadap kerusakan ekologis di berbagai titik.
IHSG diperkirakan mengalami kenaikan hari ini dan bertahan di atas level 8.630.
Wall Street tergelincir akibat aksi jual saham teknologi besar jelang akhir tahun.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada kisaran level 8.670-8.725 pada perdagangan Selasa (30/12).#bisnisupdate #update #bisnis #text
Banyak emiten percantik portofolionya jelang akhir tahun atau window dressing mulai dari right issue hingga akuisisi. #bisnisupdate #update #bisnis #text
V, Jimin, dan Jungkook BTS masuk ke dalam daftar 100 orang termuda di bawah usia 30 tahun yang memiliki kekayaan saham terbesar.
Flooring Guide by Cinvex,JAKARTA — BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta. Sejalan dengan hal tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Pulogebang secara resmi mengalami perubahan nama menjadi BPJS Ketenagakerjaan Kantor…
Investor asing kembali mencatatkan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp 1,96 triliun di pasar saham domestik pada perdagangan Senin (29/12). Aliran dana asing tersebut turut mengerek IHSG.