Mengukur likuiditas saham big caps BREN & PGEO cs saat free float dinaikkan
BEI akan menaikkan free float saham big caps seperti BREN dan PGEO. Ini dapat meningkatkan likuiditas, namun buyback oleh BREN dan TPIA bisa mempengaruhi harga.
BEI akan menaikkan free float saham big caps seperti BREN dan PGEO. Ini dapat meningkatkan likuiditas, namun buyback oleh BREN dan TPIA bisa mempengaruhi harga.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan demutualisasi Bursa dapat dilakukan melalui skema private placement dan IPO.
Ringkasan Berita: Saham gorengan adalah saham yang pergerakan harganya dimanipulasi secara spekulatif, tidak didukung oleh fundamental perusahaan yang kuat Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai pergerakan saham gorengan tidak mencerminkan mekanisme pasar yang sehat dan kerap dipengaruhi manipulasi Pola pump and dump sering terjadi pada saham gorengan, dengan ciri likuiditas rendah sehingga mudah digerakkan…
OJK respons penggeledahan Bareskrim Polri terkait dugaan saham gorengan PIPA di Jakarta. OJK siap dukung penegakan hukum.
Barito Pacific (BRPT) akan buyback saham Rp1 triliun mulai 4 Februari hingga 3 Mei 2026, meski pasar bergejolak. Buyback ini tak berdampak negatif pada bisnis.
Penyesuaian free float saham emiten dari 7,5% ke 15% akan dilakukan bertahap selama tiga tahun, dengan target seluruh emiten di BEI mencapai 15% pada tahun ketiga.
Jakarta, IDN Times — Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara memaparkan sejumlah kriteria saham potensial yang menjadi acuan dalam aktivitas investasinya di pasar modal Indonesia. Kriteria tersebut disampaikan langsung oleh Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, dalam konferensi pers pada Senin (2/2/2026). Pemaparan ini muncul d…
Bareskrim Polri geledah kantor Shinhan Sekuritas terkait manipulasi saham IPO PT MML (PIPA) di Jakarta, Selasa (3/2/2026), guna mengusut dugaan pidana pasar modal.
Target ambisius pencatatan saham baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai menghadapi realitas baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara terbuka membuka opsi merevisi target Initial Public Offering (IPO) tahun 2026, menyusul volatilitas pasar dan rencana pemberlakuan batas minimum free float sebesar 15 persen.
OJK mengimbau investor pasar modal untuk tetap tenang dan tidak panik saat pelemahan IHSG. Investasi harus rasional dan lihat prospek.